Alkisah di suatu masa, terdapat 2 kerajaan yang senantiasa
berperang satu sama lain. Sebut saja keduanya kerajaan Toma dan kerajaan Jeria.
Hanya lautan luas lah yang dapat menjadi pemisah keduanya untuk terus
mengobarkan peperangan satu sama lain. Nah, pada suatu ketika, seorang jenderal
tangguh di utus oleh Raja Jeria untuk mengumpulkan 100 pasukan terbaik yang
akan dibawa dalam misi gerilya TOP SECRET, menyusup ke dalam selimut. Oh,
maksud saya ke dalam gerbang kerajaan Toma. Mereka berencana menyusup melewati
rute laut lain yang belum terjamah.
Berbekal tekad kuat dan semangat membara sang Jenderal pun menahkodai kapal
perang menuju pulau kerajaan Toma.
1 hari lewat. . .
1 minggu lewat . . .
hingga akhirnya salah seorang serdadu melihat daratan.
Jenderal pun akhirnya merapatkan kapal besar tersebut. Setelah prajurit
terakhir turun dari kapal, sang jenderal pun berorasi laiknya aktivis kampus
(emang udah ada ya ??). Setelah pidato
yang membakar semangat maka sang Jenderal pun berinisiatif untuk membakar habis
kapal perang guna melesatkkan semangat juang prajurit, agar mereka tidak
berpikir untuk bisa kembali sebelum memenangkan pertempuran.
Taktik sang jenderal berhasil,dengan motivasi membumbung
tinggi pasukan elit tersebut berlari menyerbu menaiki bukit, menuju kerajaan
Toma. Namun, sesampainya di atas bukit sekumpulan pria macho berotot kawat itu
terperanjat bukan main. Bukan kerajaan Toma yang mereka lihat melainkan
sekompleks resort mewah tempat artis-artis mancanegara berlibur.
Singkat cerita ternyata mereka telah mendarat di pulau yang
salah. Apa dinyana, ketan telah menjadi bubur
ketan, mereka terdampar di pulau yang salah dan tak dapat kembali karena
terlanjur membakar kapal besar mereka.
Dan, berakhirlah karir mereka sebagai pejuang,berganti menjadi pegawai resor. . . . . .
hmmm, oke, sedikit berkhayal memang, tapi bukankah selalu ada pesan di balik cerita seaneh apapun itu, haha
jadi adik2, moral apa yg bisa dipetikdari kisah absurd di atas ??
Joni : "anu, kapal kalo di bakar hangus Pak Guruu !!"
hm, bener juga itu Jon, yak apa lagi ?
Asep : "artis2 kalo berlibur di pulau Pak Guruu!"
Asep : "ndak pak, Asep ndak suka pantai"
Ok,ok, kita akhiri saja segera, terkadang seseorang membutuhkan motivasi tambahan untuk meneguhkan semangatnya, dan seringkali kita mendengar istilaah "bakar kapal" agar kita tak lagi melihat ke belakang dan terus bergerak maju apapun halangannya, yup,pada kondisi tertentu mungkin itu ide yang bagus dan brilian. Namun, sebelum kita menyiram kapal-kapal dengan bahan bakar, dan meminjam korek api, alangkah baiknya kita melihat pulau tempat kita menentukan tujuan, apakah pulau itu layak untuk kita jadikan ladang kebaikan dan kesuksesan kita ??
No comments:
Post a Comment